Sebagai seorang bettor bola sangat penting untuk melakukan analisis sebelum pertandingan untuk menentukan taruhan. Tapi, tidak jarang justru prediksi yang telah dibuat justru meleset. Padahal, kita sudah mempertimbangkan banyak faktor untuk membuat prediksi taruhan bola tersebut. Apa yang salah?

 

Ada beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab melesetnya prediksi pertandingan itu. Alasan-alasan tersebut dapat berupa sesuatu yang sebenarnya Anda sadari, tapi ada juga yang memang benar-benar di luar pengetahuan Anda. Silahkan simak ulasannya berikut ini!

 

Bertaruh Pada Tim Favorit

Ini adalah kesalahan yang kerap terjadi. Prediksi yang sudah dibuat kerap berubah karena bertaruh pada tim favorit Anda. Hal itu dikarenakan ada kecondongan dari dalam diri Anda berharap tim favorit tersebut meraih kemenangan. Padahal, sebenarnya Anda sudah memprediksi tim kesayangan Anda itu akan menelan kekalahan pada laga tersebut.

 

Jadi, sebaiknya pilihlah pertandingan-pertandingan yang tidak melibatkan tim-tim favorit Anda. Sebaliknya, jangan pula memilih pertandingan dari tim-tim yang sangat Anda benci. Carilah pertandingan yang melibatkan tim netral (tidak disukai atau dibenci). Hal tersebut akan membuat prediksi Anda benar-benar berdasarkan analisis, bukan kecondongan dari hati.

 

Kurang Teliti Membaca Handicap

Di dalam situs judi bola online, Anda akan dihadapkan dengan banyak angka-angka yang merupakan odds dari sebuah jenis permainan (HDP, Over/Under, 1×2, dan sebagainya). Biasanya, tim-tim kuat akan memberi voor kepada tim yang lebih lemah.

 

Contoh: Manchester City memberi voor 3.0 kepada Norwich City

 

Tapi, terkadang ada sebuah fenomena di mana tim yang sangat kuat justru memberi voor kecil kepada tim yang terbilang sangat lemah. Padahal, Anda tahu seharusnya tim kuat tersebut memberi voor lebih besar.

 

Contoh: Manchester City hanya memberi voor 0.5 kepada Norwich City

 

Artinya, ada kejanggalan di situ yang benar-benar mengecoh para bettor dan di luar pengetahuan bettor mengapa voor tersebut terlalu kecil. Padahal, bandar biasanya menentukan voor tersebut sudah berdasarkan data dan fakta yang ada. Misalnya, beberapa pemain inti Manchester City harus absen karena cedera sehingga mereka akan memainkan pemain lapis kedua.

 

Jika bettor yang cerdik pasti akan menaruh curiga pada voor kecil tersebut. Sehingga, tidak jarang justru yang dipilih adalah Norwich City, bukan Manchester City meski voor yang diberikan kecil. Faktor ini pun menjadi salah satu penyebab seringnya prediksi taruhan bola kita meleset.

 

Terlalu Bernafsu

Ini adalah watak dasar seorang manusia. Ketika melihat sesuatu yang lebih besar, maka ia akan begitu bernafsu dan meninggalkan apa yang sudah direncanakan. Prediksi yang telah dibuat sedemikian rupa biasanya akan luntur begitu saja ketika melihat odds yang begitu besar di pasar taruhan bola. Pada saat memasang taruhan, pikiran Anda berubah ketika melihat odds besar tersebut sehingga mengubah pilihan Anda. Padahal, pada akhirnya hasil pertandingan tersebut sesuai dengan apa yang sudah diprediksikan sebelumnya.

 

Nafsu para bettor akan benar-benar diuji pada jenis taruhan Mix Parlay. Pasalnya, di dalam jenis ini semakin banyak pertandingan yang dipilih maka akan semakin besar odds yang diperoleh. Padahal, jika ada satu pertandingan saja yang meleset, maka sisa pertandingan lain akan dianggap gugur.

 

Kendati ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil prediksi taruhan bola, tetap saja semua bergantung pada keberuntungan. Tidak jarang tim-tim kuat yang diprediksi menang justru harus keok ketika bertemu tim lemah.

 

Sharing is caring!

Tags:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of